Electronic Resource
Subur, Subur, Suburlah PKI - Pidato Presiden Sukarno pada Rapat Raksasa Ulang Tahun ke-45 PKI
Ketika mendirikan PNI pada tahun 1927, Bung Karno mengatakan bahwa beliau bermaksud meneruskan perjuangan PKI yang ditahun 1926 dan 1927 mengalami pertentangan dari Pemerintah Konlonial Belanda. Sejak saat itu, kerja sama antara Bung Karno dan PKI sebagai pecinta dan penegak kemerdekaan tanah air selalu baik.
Ketika PKI pada tahun 1959 melangsungkan Kongres Nasionalnya yang ke-VI, Bung Karno mengucapkan pidato yang terkenal, “Yo sanak yo kadang, yen mati aku sing kelangan”. Di depan Kongres Nasional ke-VII PKI tahun 1962, Bung Karno mengucapkan amanat penting, “Go ahead!”. Pada Agustus 1964 ketika PKI menyelenggarakan Konferensi Sastra dan Seni Revolusioner, Presiden Soekarno mengucapkan pula pidato, “Segala simpatiku kepadamu!”. Pidato yang dibukukan ini disampaikan pada rapat raksasa ulang tahun ke-45 PKI, adalah pidatobeliau yang ke-4 sejak Proklamasi Kemerdekaan yang ditujukan langsung kepada PKI.
No copy data
No other version available